Senin, 31 Agustus 2015

[086] Ath Thaariq Ayat 004

««•»»
Surah Ath Thaariq 4

إِنْ كُلُّ نَفْسٍ لَمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ
««•»»
in kullu nafsin lammaa 'alayhaa haafizhun
««•»»
Tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
««•»»
there is a guard[1] over every soul.
[1] Or ‘watcher.’
««•»»

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa setiap jiwa ada pemeliharanya dan pengatur keperluannya dalam seluruh perjalanan hidupnya sehingga sampai waktu ajalnya. Pemelihara dan pengatur keperluannya itu adalah Tuhan seru sekalian alam.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR AL AZHAR
OLEH BUYA HAMKA

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

SEMUA DIPELIHARA
“Tidak ada tiap-tiap diri, melainkan ada atasnya yang memelihara.”

Artinya tegas sekali: Tidak ada satu diri pun yang terlepas daripada penjagaan dan pemeliharaan Tuhan.

Dengan ayat sependek ini terungkaplah seluruh jaminan hidup Allah atas semua makhluk-Nya yang empunya diri, yang bernyawa. Sedangkan ikan dalam laut, serangga menjalar di bumi, cacing di balik tanah, sampai kepada binatang liar di hutan lebat, semuanya dijaga dan dipelihara oleh Allah, dijamin rezekinya, dilindungi hidupnya, apatah lagi manusia.

Setelah ada penjagaan yang demikian, niscaya diperhitungkan pula amalnya, buruknya dan baiknya, sehingga manusia tidak dapat menyembunyikan diri dan mengelak dari tanggung jawab.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Tidak ada suatu jiwa pun melainkan ada penjaganya) jika dibaca Lamaa tanpa memakai Tasydid, berarti huruf Maa adalah huruf Zaidah, dan In adalah bentuk Takhfif dari Inna sedangkan Isimnya tidak disebutkan, dan huruf Lamnya adalah huruf Fariqah. Artinya sesungguhnya setiap diri itu ada penjaganya. Jika dibaca Lammaa dengan memakai Tasydid, berarti In adalah bermakna Nafi, sedangkan Lammaa bermakna Illaa; artinya tiada suatu jiwa pun melainkan ada penjaganya, yakni penjaga yang terdiri dari malaikat; malaikat penjaga itu bertugas untuk mencatat amal baik dan amal buruknya.
««•»»
Over every soul there is a keeper (if read la-mā, then mā is extra, and in, is softened in place of the hardened form with its subject omitted, that is to say, innahu; the lām is [a particle] for separation; if read lammā, then in is for negation and lammā means illā, ‘except that’) — the watcher is an angel that keeps a record of its deeds, both the good and the evil.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 3][AYAT 5]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
4of17
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=86&tAyahNo=4&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#86:4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar